BajambaNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Di tengah bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera Barat, sebuah kisah luar biasa muncul, menggugah hati dan memberi harapan.
Di antara puluhan rumah yang hancur dan terendam, sebuah rumah yang berdiri tegak di tepi Sungai Batang Kuranji menjadi saksi kebesaran Tuhan.
Rumah milik Bapak Josti, seorang warga setempat, tidak hanya selamat dari terjangan air, tetapi juga terhindar dari kerusakan total—sesuatu yang dianggap sebagai mukjizat di tengah bencana yang memilukan ini.
Pada saat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada awal Desember 2025, ratusan rumah terendam dan banyak yang hancur luluh lantak akibat derasnya arus.
Namun, rumah putih yang sederhana milik Josti tetap berdiri kokoh, tidak tersentuh sedikit pun oleh air yang merendam rumah-rumah di sekitarnya.
Keajaiban ini bahkan lebih mencolok karena air banjir yang menggenangi daerah tersebut berhenti tepat di samping rumahnya, tidak masuk ke dalam, dan tak ada satupun barang atau perabotan di rumah itu yang basah—sebuah pemandangan yang jarang terjadi di tengah bencana besar.
“Ini adalah mukjizat bagi saya dan keluarga. Rumah kami seperti diberkahi, tetap aman dari banjir yang begitu besar,” ujar Josti dengan haru.
Kejadian luar biasa ini menjadi sorotan warga sekitar yang menyaksikan langsung bagaimana rumah Josti, yang terletak di lokasi strategis dekat sungai, seolah menjadi pulau keselamatan di tengah banjir yang mengerikan.
Banyak warga yang terkejut dan bahkan percaya bahwa ini adalah bentuk kasih sayang Tuhan, mengingat hampir seluruh lingkungan tempat tinggal mereka mengalami kerusakan parah akibat bencana alam tersebut.
Kisah Ini Menjadi Bukti Kekuatan Iman dan Kepedulian Sosial
Meski dilanda rasa syukur yang mendalam atas keselamatan rumah dan keluarganya, Josti tidak hanya berdiam diri merayakan keberuntungannya.
Ia memandang peristiwa ini sebagai sebuah isyarat spiritual—sebuah mukjizat kecil yang menguatkan hatinya di tengah kesulitan.
Dengan penuh rasa syukur, Josti memutuskan untuk mengambil langkah mulia: ia akan menghibahkan rumahnya untuk kepentingan ibadah masyarakat, masjid, dan sebagai tempat bagi penghafal Alquran.
“Rumah ini bukan hanya milik kami. Kami merasa, Tuhan memberikan keselamatan ini untuk suatu tujuan lebih besar.
Kami ingin agar rumah ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak, terutama bagi mereka yang berjuang dalam menghafal Alquran,” ungkap Josti.
Saat ini, rumah Josti yang kini menjadi satu-satunya bangunan yang utuh di kawasan tersebut telah dijadikan posko kebencanaan.
Rumah yang sebelumnya hanya dihuni oleh Josti dan keluarganya kini menjadi tempat berteduh bagi warga yang kehilangan rumah mereka akibat banjir.
Kehadiran rumah ini memberikan harapan baru bagi para korban bencana yang membutuhkan tempat untuk berlindung dan memulihkan diri.
Simbol Harapan di Tengah Bencana
Kisah rumah yang selamat dari bencana ini bukan hanya memberikan dampak bagi keluarga Josti, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi seluruh warga sekitar.
Di tengah bencana yang menghilangkan banyak nyawa dan harta benda, rumah ini memberikan pesan yang kuat bahwa di balik kesulitan dan penderitaan, masih ada kesempatan untuk bangkit dan memberi manfaat bagi sesama.
Bagi banyak orang, rumah ini bukan sekadar tempat tinggal, tetapi menjadi simbol kebesaran Tuhan yang bekerja melalui tangan manusia.
Josti, yang memilih untuk berbagi berkah dari keselamatan ini, mengingatkan kita semua tentang pentingnya rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama.
“Bencana datang tanpa diduga, tetapi dengan hati yang tulus dan niat yang baik, kita bisa memberikan sedikit cahaya bagi mereka yang terpuruk,” kata Josti, dengan mata yang berkaca-kaca.
Saat ini, rumah ini tengah dipersiapkan untuk menjadi tempat penghafalan Alquran, sebagai bentuk ibadah dan amal jariyah bagi Josti dan keluarganya.
Para penghafal Alquran, yang ingin mengabdikan dirinya dalam mempelajari kitab suci, bisa datang dan menghafal di rumah yang kini menjadi bagian dari perjalanan spiritual mereka. | BajambaNews.Com | */Redaksi | *** |
