BajambaNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Pemerintah Kabupaten Bangka Barat terus mematangkan langkah-langkah persiapan untuk menghadapi penilaian Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tingkat Nasional pada tahun 2025.
Salah satu upaya utama yang dilakukan adalah penunjukan Posyandu Flamboyan di Desa Buyan Kelumbi, Kecamatan Tempilang, sebagai wakil daerah.
Posyandu Flamboyan, yang telah meraih prestasi gemilang dengan menjadi juara pertama dalam lomba Posyandu tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2025, kini berambisi membawa prestasi itu ke level yang lebih tinggi di tingkat nasional.
Posyandu Flamboyan, Wakil Kabupaten Bangka Barat
Kemenangan Posyandu Flamboyan di tingkat provinsi bukan hanya sekadar prestasi, tetapi juga menjadi cerminan dari dedikasi dan kerja keras masyarakat serta pemerintah daerah dalam membangun layanan kesehatan berbasis masyarakat yang berkualitas.
Posyandu ini dipilih untuk menjadi perwakilan Kabupaten Bangka Barat dalam penilaian Posyandu 6 SPM pada 2025, yang merupakan ajang bergengsi di tingkat nasional.
Penghargaan yang diterima Posyandu Flamboyan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, pada 21 November 2025 lalu, di Kantor Gubernur.
Penghargaan ini menjadi simbol dari keberhasilan kolaborasi antara berbagai pihak untuk mendukung kesehatan ibu dan anak serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut.
Rapat Koordinasi Lintas Sektor : Menguatkan Persiapan
Sebagai bagian dari persiapan menuju penilaian nasional, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menggelar rapat koordinasi lintas sektor yang diadakan pada Senin, 24 November 2025 lalu.
Rapat ini melibatkan berbagai stakeholder penting, termasuk Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bappelitbangda, serta beberapa dinas terkait lainnya, seperti Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, PUPR, hingga unsur kecamatan dan desa.
Rapat tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Soleh, yang menekankan pentingnya sinergi antar Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) untuk mendukung persiapan lomba Posyandu di tingkat nasional.
“Kami menitikberatkan sinergitas antar OPD di Kabupaten Bangka Barat untuk mendukung persiapan lomba Posyandu ke tingkat nasional.
Mari bersama-sama bekerja keras agar hasil yang dicapai dapat maksimal,” ujar Muhammad Soleh dalam sambutannya.
Selain itu, Evi Astura, Ketua TP-PKK Bangka Barat, turut memberikan penekanan pada pentingnya koordinasi lintas sektor untuk memastikan bahwa Posyandu Flamboyan memenuhi seluruh indikator penilaian yang menjadi standar pada penilaian Posyandu 6 SPM tingkat nasional.
“Persiapan ini adalah langkah strategis untuk memastikan Posyandu Flamboyan siap mengikuti penilaian tingkat nasional.
Koordinasi lintas sektor sangat penting karena keberhasilan Posyandu ini bergantung pada peran bersama dari semua pihak,” tegas Evi Astura.
Penguatan Layanan 6 SPM : Fokus pada Standar Pelayanan Minimal
Posyandu 6 SPM adalah indikator yang digunakan untuk menilai kualitas layanan posyandu di seluruh Indonesia.
Layanan yang menjadi fokus dalam penilaian ini meliputi berbagai aspek penting yang memengaruhi kesejahteraan masyarakat, terutama ibu dan anak. Adapun enam layanan yang menjadi fokus dalam Posyandu 6 SPM adalah sebagai berikut:
- SPM Pendidikan: Layanan ini meliputi penyuluhan kesehatan di sekolah, penyediaan pojok baca, pendataan keluhan pendidikan, hingga verifikasi bersama pemerintah desa terkait isu-isu pendidikan yang relevan dengan kesehatan masyarakat.
- SPM Kesehatan: Fokus pada layanan posyandu yang mencakup seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, hingga lansia. Selain itu, termasuk juga kunjungan rumah, penjemputan sasaran, serta sistem rujukan untuk pelayanan kesehatan yang lebih lanjut.
- SPM Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Fokus pada pendataan dan verifikasi keluhan terkait sanitasi, jalan rusak, MCK (mandi, cuci, kakus), hingga rumah yang tidak layak huni.
- SPM Ketentraman dan Ketertiban Umum: Fokus pada pendataan masalah sosial seperti kebakaran, narkoba, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), bencana alam, hingga masalah premanisme yang dapat memengaruhi ketentraman masyarakat.
- SPM Sosial: Layanan ini ditujukan untuk membantu disabilitas, lansia, anak terlantar, tuna sosial, hingga korban bencana, dengan pendekatan yang melibatkan pendataan, kunjungan rumah, dan koordinasi lintas OPD.
- SPM Lingkungan dan Sanitasi: Fokus pada kualitas lingkungan yang mendukung kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan penyakit, perbaikan sanitasi, dan pemeliharaan kebersihan di sekitar lingkungan tempat tinggal.
Fasilitas Kesehatan Pendukung di Desa Buyan Kelumbi
Posyandu Flamboyan di Desa Buyan Kelumbi juga didukung oleh fasilitas kesehatan yang memadai, seperti dua unit Poskesdes (Pos Kesehatan Desa) dan dua posyandu aktif lainnya, selain Posyandu Flamboyan.
Fasilitas ini memungkinkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa lebih merata dan mudah diakses, baik di tingkat desa maupun kecamatan.
Pemerintah Kabupaten Bangka Barat telah mencanangkan untuk memanfaatkan momen penilaian nasional ini sebagai pendorong bagi peningkatan kualitas layanan posyandu secara menyeluruh.
Salah satu tujuan utama adalah pemenuhan enam layanan dasar yang meliputi kesehatan ibu dan anak, KB, imunisasi, gizi, pencegahan penyakit, serta sanitasi dan lingkungan.
Peningkatan kualitas ini diharapkan tidak hanya terfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat secara keseluruhan.
Target Peningkatan Kualitas Layanan Posyandu
Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menargetkan momen penilaian Posyandu 6 SPM tingkat nasional ini sebagai pendorong untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan posyandu,
khususnya dalam memenuhi enam standar pelayanan yang telah ditetapkan. Hal ini mencakup upaya peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, peningkatan cakupan imunisasi, pengelolaan gizi yang lebih baik, serta peningkatan kualitas sanitasi dan lingkungan di masyarakat.
Selain itu, keberhasilan dalam lomba Posyandu tingkat nasional diharapkan dapat menjadi katalis untuk mempercepat pembangunan fasilitas kesehatan di daerah-daerah terpencil, serta mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga kesehatan mereka, baik melalui posyandu maupun fasilitas kesehatan lainnya.
Kolaborasi Antarsektor : Kunci Keberhasilan
Kolaborasi antar sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mempersiapkan Posyandu Flamboyan untuk penilaian nasional.
Kerja sama antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, TP-PKK, Puskesmas, tenaga medis, serta perangkat desa sangat penting untuk memastikan bahwa setiap layanan yang diberikan di posyandu benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, dengan dukungan penuh dari masyarakat, berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lebih baik untuk masa depan.
Sebagai bagian dari sistem kesehatan masyarakat yang lebih besar, Posyandu Flamboyan tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan bagi masyarakat setempat.
Harapan untuk Masa Depan
Posyandu Flamboyan adalah contoh nyata dari bagaimana kolaborasi antar berbagai pihak dapat menghasilkan perubahan yang signifikan dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dan masyarakat setempat,
Posyandu Flamboyan diharapkan dapat menginspirasi daerah lainnya untuk terus meningkatkan kualitas layanan posyandu dan pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Momen penilaian Posyandu 6 SPM tingkat nasional pada tahun 2025 ini bukan hanya menjadi ajang untuk meraih penghargaan, tetapi juga sebagai langkah penting menuju perbaikan sistem pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang lebih berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Bangka Barat.
Melalui upaya yang maksimal, diharapkan Bangka Barat tidak hanya menjadi perwakilan yang sukses di tingkat nasional, tetapi juga menjadi model bagi daerah lain dalam menciptakan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan penuh potensi. | BajambaNews.Com | */Redaksi | *** |

1 Comment
oke