Close Menu
BajambaNews.Com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lentera Peradaban ; Kulong Minyak & Kebangkitan Memori Energi

    April 17, 2026

    Usianya 23 Tahun, Hingga Sekarang Belitung Timur Belum Memiliki Museum

    April 17, 2026

    Dari Raksasa Energi ; Kisah EC Electrische Centrale Manggar yang Terlupakan

    April 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • IPTech
    • Sport
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    BajambaNews.Com
    • Home
    • BajambaNet
      • Sumatera
      • Jawa
      • BaliNusra
      • Kalimantan
      • Sulawesi
      • Maluku Kepulauan
      • Papua Cendrawasih
    • MultiNews
      • Videos
    • MySchool
      • Pelajar Mahasiswa
      • Sekolah Kampus
      • Prestasi
      • Guru Dosen
    • ShowBiz
      • Aktor Artis Pemeran
      • TV Cinema Bioskop
    • Lifestyle
      • Ibu Anak Keluarga
      • Kesehatan Keuangan
      • Hunian Property
    • Komunitas
      • IKM MDNGlobal GebuMinang
      • Ranah jo Rantau
      • Seni Budaya SosMas SosEk
    • Ragam
      1. Qur’an Hadist Khazanah
      2. Dusun Desa Kelurahan
      3. View All

      Mukjizat di Tengah Banjir Bandang ; Rumah Selamat Tanpa Terendam

      December 14, 2025

      Chaniago Salahsatu Suku di Minangkabau

      July 19, 2025

      Patroli Kamtibmas : Upaya Polsek Kelapa Kampit Menjaga Keamanan & Ketertiban di Malam Hari

      March 1, 2026

      Dekranasda Beltim Komitmen Majukan Kerajinan Lokal untuk UMKM & Perekonomian Daerah

      December 6, 2025

      Mendalami Peran Strategis Lada Bangka dalam Perekonomian

      November 9, 2025

      10 Ciri Khas Suku Minang yang Sarat Tradisi & Beragam

      July 28, 2025

      Patroli Kamtibmas : Upaya Polsek Kelapa Kampit Menjaga Keamanan & Ketertiban di Malam Hari

      March 1, 2026

      Mukjizat di Tengah Banjir Bandang ; Rumah Selamat Tanpa Terendam

      December 14, 2025

      Dekranasda Beltim Komitmen Majukan Kerajinan Lokal untuk UMKM & Perekonomian Daerah

      December 6, 2025

      Mendalami Peran Strategis Lada Bangka dalam Perekonomian

      November 9, 2025
    • Sport
      • Nasional Global
      • Local Regional
    • IPTech
      • Modul Modifikasi
      • Gadget PC Laptop
      • Motor Mobil R4Plus
    Subscribe
    BajambaNews.Com
    You are at:Home » Dari Raksasa Energi ; Kisah EC Electrische Centrale Manggar yang Terlupakan
    Don't Miss

    Dari Raksasa Energi ; Kisah EC Electrische Centrale Manggar yang Terlupakan

    BajambaNewsComBy BajambaNewsComApril 17, 2026Updated:April 17, 20261 Comment5 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Foto ; repro/dok/ilustrasi*
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    BajambaNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Di sudut timur Pulau Belitung, tepatnya di Desa Lalang, tak jauh dari pusat Manggar, tersisa jejak sejarah yang nyaris hilang dari ingatan kolektif bangsa.

    Puing-puing bangunan tua itu mungkin tampak biasa bagi mata yang tak tahu, namun sesungguhnya ia pernah menjadi simbol kemajuan teknologi,

    kekuatan industri, dan harapan masa depan. Inilah kisah Electrische Centrale (EC) Manggar, Belitung Timur, sebuah pembangkit listrik tenaga diesel yang pernah disebut-sebut sebagai yang terbesar di Asia Tenggara pada masanya.

    Dibangun sejak tahun 1911 oleh NV Billiton Maatschappij dan mulai beroperasi pada 1914, Electrische Centrale awalnya bukanlah untuk masyarakat luas.

    Ia didirikan sebagai jantung energi industri tambang timah di Belitung bagian timur—sebuah sektor yang kala itu menjadi tulang punggung ekonomi kolonial. Namun seiring waktu, fungsi EC berkembang.

    Pada tahun 1921, listrik yang dihasilkannya mulai digunakan untuk menerangi perumahan dan fasilitas milik perusahaan, bahkan sebagian masyarakat lokal turut merasakan manfaatnya, meski terbatas bagi mereka yang bekerja untuk pihak kolonial.

    Dalam perjalanan sejarahnya, Electrische Centrale mengalami berbagai peningkatan kapasitas. Pada tahun 1950-an, pembangkit ini memiliki total daya sebesar 11,6 megawatt yang dihasilkan dari sembilan mesin diesel.

    Sebuah pencapaian luar biasa pada zamannya. Bahkan, dalam pelajaran Ilmu Bumi di sekolah-sekolah saat itu, EC disebut sebagai PLTD terbesar di Asia Tenggara—sebuah kebanggaan yang mencerminkan posisi strategis Belitung dalam peta energi regional.

    Modernisasi juga dilakukan, termasuk pada tahun 1955 ketika mesin diesel 4 tak berkapasitas 10 silinder produksi Stork-Hesselman dari Belanda didatangkan.

    See also  China Mobile Dapatkan Izin Layanan Telepon Satelit untuk tkan Cakupan di Daerah Terpencil
    Powered by Inline Related Posts

    Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 2400 horsepower dengan daya output sekitar 1650 kilowatt.

    Teknologi ini menjadi bukti bahwa Electrische Centrale bukan sekadar fasilitas industri biasa, melainkan pusat inovasi energi pada masanya.

    Yang lebih menarik, sistem pendingin pembangkit ini memanfaatkan sebuah kulong—telaga bekas tambang—sebagai sumber air alami.

    Getaran mesin-mesinnya bahkan konon bisa dirasakan hingga radius satu kilometer, menunjukkan betapa dahsyatnya aktivitas yang terjadi di dalamnya.

    Dengan kapasitas tersebut, EC mampu menyuplai listrik ke empat kecamatan sekaligus, termasuk mendukung operasional kapal keruk dan tambang semprot yang tersebar di wilayah seperti Manggar, Gantung, Damar, dan Kampit.

    Namun, sejarah tidak selalu berpihak pada kejayaan. Electrische Centrale juga menyimpan kisah-kisah misterius yang hingga kini masih menjadi bahan perbincangan masyarakat.

    Salah satu cerita yang paling dikenal adalah mitos tentang sepasang pengantin Belanda yang dikuburkan di dalam bangunan sebagai tumbal.

    Terlepas dari kebenarannya, kisah ini menambah dimensi kultural dan spiritual terhadap situs tersebut, menjadikannya bukan hanya tempat industri, tetapi juga ruang narasi kolektif.

    Lebih jauh lagi, dalam masa Perang Pasifik, Electrische Centrale menjadi target strategis militer Jepang. Namun menurut cerita lokal, upaya pengeboman berulang kali gagal karena bangunan tersebut seolah “menghilang” dari pandangan pilot.

    Kabut misterius disebut-sebut menyelimuti area tersebut, menghalangi serangan udara. Kisah ini, meski sulit diverifikasi secara ilmiah, menjadi bagian dari warisan cerita rakyat yang memperkaya identitas lokal.

    See also  Bilateral | Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
    Powered by Inline Related Posts

    Pasca kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada tahun 1958, pengelolaan tambang timah diambil alih oleh pemerintah dan dipercayakan kepada Perusahaan Pertambangan Timah Belitung. Electrische Centrale pun ikut bertransformasi menjadi sumber listrik bagi masyarakat umum.

    Pada masa ini, listrik menjadi lebih terjangkau, bahkan gratis bagi karyawan tambang, sementara masyarakat umum dikenakan tarif yang relatif murah. EC tidak hanya menjadi simbol industri, tetapi juga instrumen kesejahteraan sosial.

    Namun, ketergantungan terhadap satu sektor industri membawa risiko besar. Ketika industri timah mengalami kemunduran pada awal 1990-an, terutama saat PT Timah menghadapi masa sulit, Electrische Centrale ikut terdampak.

    Biaya operasional yang tinggi membuatnya dianggap tidak lagi efisien. Perlahan, aktivitasnya dihentikan, dan pada pertengahan dekade 1990-an, aset ini dilelang.

    Di sinilah awal dari kehancuran fisik EC. Setelah dilepas, bangunan dan mesin-mesin di dalamnya dipreteli sedikit demi sedikit. Logam-logam berharga seperti besi dan tembaga menjadi incaran.

    Ditambah dengan aksi penjarahan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, bangunan yang dulunya megah itu pun akhirnya rata dengan tanah.

    Kini, yang tersisa hanyalah pondasi kokoh, pipa-pipa berkarat, dan aroma solar yang masih tercium—seolah menjadi saksi bisu kejayaan yang telah lama berlalu.

    Kondisi ini menyisakan pertanyaan besar bagi kita semua: bagaimana mungkin sebuah aset bersejarah dengan nilai teknologi dan budaya yang tinggi bisa hilang tanpa jejak pelestarian?

    See also  Jalur Bangsa Melayu Muda Saat Ke Kepulauan Nusantara
    Powered by Inline Related Posts

    Padahal, jika dikelola dengan baik, Electrische Centrale berpotensi menjadi situs edukasi, destinasi wisata sejarah, bahkan laboratorium hidup bagi generasi muda untuk memahami perkembangan energi di Indonesia.

    Di tengah upaya nasional untuk mendorong transisi energi dan pelestarian warisan budaya, kisah EC seharusnya menjadi refleksi penting.

    Indonesia tidak kekurangan sejarah hebat, tetapi sering kali kekurangan kesadaran untuk menjaganya. Padahal, dari tempat-tempat seperti inilah kita bisa belajar tentang inovasi, ketahanan, dan juga kesalahan masa lalu.

    Lebih dari sekadar bangunan, Electrische Centrale adalah simbol dari perjalanan bangsa—dari kolonialisme, perjuangan, kemerdekaan, hingga tantangan modernisasi.

    Ia mengajarkan bahwa kemajuan teknologi harus diiringi dengan kesadaran sejarah dan tanggung jawab sosial.

    Bahwa pembangunan tidak hanya tentang masa depan, tetapi juga tentang bagaimana kita menghargai masa lalu.

    Kini, saat Indonesia terus melangkah menuju era energi terbarukan dan digitalisasi, penting untuk tidak melupakan akar sejarahnya. Electrische Centrale mungkin telah menjadi puing, tetapi nilai-nilai yang dikandungnya tetap hidup.

    Ia mengingatkan kita bahwa setiap inovasi, sekecil apa pun, bisa menjadi bagian dari warisan besar jika dijaga dengan baik.

    Sudah saatnya kita tidak hanya membangun yang baru, tetapi juga merawat yang lama.

    Karena di balik reruntuhan itu, tersimpan pelajaran berharga yang tak ternilai—tentang kejayaan, kehancuran, dan harapan untuk masa depan yang lebih bijak dan berkelanjutan. | BajambaNews.Com | */Redaksi | *** |

    Post Views: 2,103
    IPTech Modul Modifikasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    BajambaNewsCom
    • Website

    Related Posts

    Lentera Peradaban ; Kulong Minyak & Kebangkitan Memori Energi

    April 17, 2026

    Usianya 23 Tahun, Hingga Sekarang Belitung Timur Belum Memiliki Museum

    April 17, 2026

    Takjil Aman, Ramadan Nyaman : Komitmen Beltim Jaga Kesehatan Masyarakat

    March 11, 2026

    1 Comment

    1. BajambaNewsCom on April 17, 2026 3:40 am

      oke

      Reply
    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Top Posts

    Lentera Peradaban ; Kulong Minyak & Kebangkitan Memori Energi

    April 17, 2026

    Serunya Makan Bajamba Ala Minang VS Makan Bedulang Ala Belitong

    June 13, 2025

    Duet Andre & Braditi, Rajo Ameh ; “Kita Tunggu Langkah Energik Mereka”

    June 13, 2025

    Kasus Suap Firli Bahuri, Polda Metro Jaya ; “Masih Berstatus P-19”

    June 13, 2025
    Don't Miss
    Don't Miss

    Lentera Peradaban ; Kulong Minyak & Kebangkitan Memori Energi

    By BajambaNewsComApril 17, 2026

    BajambaNews.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Di tengah geliat pembangunan nasional yang terus mendorong transformasi ekonomi berbasis…

    Usianya 23 Tahun, Hingga Sekarang Belitung Timur Belum Memiliki Museum

    April 17, 2026

    Dari Raksasa Energi ; Kisah EC Electrische Centrale Manggar yang Terlupakan

    April 17, 2026

    Takjil Aman, Ramadan Nyaman : Komitmen Beltim Jaga Kesehatan Masyarakat

    March 11, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    About Us
    About Us

    Media Online BajambaNews.Com merupakan bagian dari ArtaSariMediaGroup dengan Persero PT Jalaloka Seribu Cakrawala, BajambaNews.Com dirancang sebagai Media Berjaringan Nasional dan juga Internasional.

    Portal Berita Minang Sedunia

    Email Us: redaksi@bajambanews.com
    Contact: +62-877-495-0000-1

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube Tumblr LinkedIn WhatsApp TikTok Telegram Threads
    Our Picks

    Lentera Peradaban ; Kulong Minyak & Kebangkitan Memori Energi

    April 17, 2026

    Usianya 23 Tahun, Hingga Sekarang Belitung Timur Belum Memiliki Museum

    April 17, 2026

    Dari Raksasa Energi ; Kisah EC Electrische Centrale Manggar yang Terlupakan

    April 17, 2026
    Most Popular

    Most Teens Actually Have Healthy Relationship with Digital Technology: Study

    January 6, 2020

    This Is What Your Lifestyle Will Be Like If You Retire at 55 With $5 Million

    January 5, 2020

    Microwave Your Citrus Fruits For More Productive Juicing

    January 7, 2020
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.
    • Home
    • IPTech
    • Sport
    • Ragam
    • Buy Now

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.